Rabu, 29 Februari 2012

Ketika Awal Berganti Akhir

Sumber: klik

Hari ini adalah perpisahan dengan Bapak Pudja Sunasa, Eselon I selaku pimpinan di kantorku, Inspektorat Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Walau cuma dipimpin selama setahun oleh Beliau, sedikit banyak ada pelajaran yang bisa kuambil dari pria kelahiran tahun 1952 ini. Diantaranya, bagaimana setiap pemimpin itu mempunyai gaya memimpin masing-masing, sikap tegas kepada bawahan dimana dia tahu kapan harus tersenyum dan kapan waktunya untuk menegor bawahannya, dan satu hal lagi, hanya seorang visioner lah yang bisa menjadi pemimpin.

Acara tadi ditutup dengan jabat tangan terakhir Beliau kepada seluruh karyawan diiringi lagu-lagu Broery Marantika. Tersentak, ada rasa haru menggugah hati yang mengingatkan akan adanya perpisahan setelah perjumpaan. Tersadar juga bahwa siklus hidup seorang manusia yang diawali dengan membuka mulut sampai akhirnya menutup mata. Dan bagi sebagian orang, diantara masa itu diisi dengan pernikahan dan pekerjaan yang mengantarkan mereka ke masa purnabakti, masa yang kuistilahkan 'masa menunggu.' Ya, menunggu kehidupan selanjutnya. Apalagi yang dicari setelah hampir semua fase kehidupan ini telah dilewati? Semoga aku siap untuk masa itu. Amiin.