Selasa, 03 Februari 2009

Keliling Dunia Bareng Monkey D. Ruffy Cs

Sudah hampir lima tahun peta dunia itu tertempel di dinding kamarku. Debu-debu pun sudah betah tinggal disana. Ada yang tinggal di Paris, di London, di Mekkah, di Tokyo, pokoknyo di setiap koordinat. Tapi akhirnya aku tersadar kembali waktu aku lihat dekat-dekat ternyata kebanyakan kota-kota besar disitu sudah ditandai bundar dengan spidol warna merah. Loh siapa yang bikin mark disana??? Seperti lagu tembang kenangan bilang “teringat pada suatu waktu” dipikir-pikir pertama kali aku nempel peta itu, aku bikin mark pada kota-kota besar dunia yang ingin aku kunjungi nanti ketika aku sudah banyak uang. Aku mikirnya hidup kan Cuma satu kali jadi kenapa kita ngga’ mau keliling dunia. Kan bisa liat budaya orang lain, cicip-cicip masakan bangsa lain, Hirup udara segar di tempat lain, pokoknya banyak yang akan kita dapatkan kalau keliling dunia. Pertanyaannya ngga’ mau atau ngga’ bisa???


Buktinya lima tahun setelahnya aku masih di kamar yang sama dan masih dengan lingkungan yang sama. Padahal keinginan keliling dunia sudah sampai ke ubun-ubun (bahasanya lebay).


Bagaimanapun juga aku masih muda walau belum kerja harus tetap semangat mencapai impian yang aku inginkan seperti kelompok bajak laut topi jerami yang selalu berusaha mengejar impian mereka. Melewati berbagai halangan dan rintangan dengan semangat tetapi tidak terlalu serius dalam menjalaninya, “Dibawa santai aja yas”kata ruffy. “Yang penting fokus aja”Nico Robin nambain omongan. Sementara itu Ussop dan Chopper lagi asyik-asyik mancing di samping Thousand Sunny.


“Dimana Franky?”kataku nanya Ruffy.

“Tau tu anak, paling-paling lagi benerin mini merry”


“Duh Nami sama Sanji lama banget masaknya, perutku udah keroncongan ni”

“Sabar bu’… Kamu memang raja makan fy”kataku.


“Hey panji tengkorak, dimana zorro”Tanya Ruffy

“Tau’ emangnya aku bininya apa, lagi ngasah pedangnya kali,hehehe…”


“Oiya fy makasih banyak ya udah jadiin aku anggota kalian jadi aku bisa keliling dunia deh”

“Biasa aja kali, nyantai aja yas, kami juga seneng kok kamu ada disini”(di otaknya yang penting kapalnya rame)


(Kesalahan bukan pada otak anda tetapi karena otak penulis yang terlalu istimewa ^^)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar