Senin, 16 Maret 2009

Habis Sakit Terbitlah Sehat

Hai guys, sebelum baca posting ini ada baiknya kita ucapkan terima kasih pada tuhan yang maha kuasa atas nikmat kesehatan yang diberikan (padahal tadi ngga’ subuh ne), terutama dan paling utama atas kemenangan besar Liverpool fc tercinta di old trafford sejak 1936. Pool membantai mu 4-1 (dengan tetesan air mata meneriakkan yaaahooooo! :z). Back to our topic, akhirnya setelah sekian lama terkapar, di kamar, seperti ikan paus biru yang terdampar, di pulau yang pada peta belum tergambar, tapi pernah disinggahi orang barbar, yang badannya besar-besar, seperti ikan paus biru yang terdampar, di pulau yang pada peta belum tergambar, tapi pernah disinggahi orang barbar… Kalo begini terus sampai lebaran monyet juga ngga’ kelar-kelar. Baiklah, dengan mengucapkan bismillahirrahmannirrahim, posting ini saya buka (suara gong menggema seantero jagat).

Hari ini akhirnya bisa menjalani kehidupan normal lagi seperti sebelum2nya, langit nampak biru, daun nampak hijau, dan yang paling penting lobang idungku masih dua. Abis sakit nih, ngga’ parah sih cuma disrempet becak doang, masalahnya becaknya nyangkut di bemper puso (ngga’lah), sakitnya biasa tapi efeknya ruar biasa, perhatikan rumus sakit di bawah ini:

demem + pilek + flu = istirahat 5 hari tanpa mandi + nafsu makan bangkai jadi hilang + minum jamu terasa pahit - feeling so gud

Waktu lagi guling2 di kamar (ukuran 3x3 yang hanya pas diisi 1 orang cungkring + 1 lemari + 1 buah tipi 24”) dengan badan lemas tak berdaya kaya’ anak cowok kelas 6 esde yang habis dicabuli guru olahraganya sambil ngeliatin indahnya langit dari balik jendela berdebu karena udah setengah lebaran ngga’ pernah dibersihin, tiba2 samar2 terdengar suara dari kejauhan yang semakin lama semakin mendekat, lalu terjadilah percakapan aneh berikut:

Sesosok tubuh yang aku kenal sebagai ayas : hei…

Aku : siapa kamu?

Sesosok tubuh yang aku kenal sebagai ayas : aku ini ragamu, kamu itu ruhku

Aku : oohh… (dengan santainya)

bodiku: ayas, sudah 2 bulan aku kamu siksa dengan cara loncat sana loncat sini, merayap dari gedung satu ke gedung lain, menangkap 10 penjahat/hari, menjebloskan venom ke penjara (waduh kebongkar deh identitasku)

aku: emang napa sih, kamu kan kukasih makan terus tiap hari

bodiku: makan apaan, mie rebus, nasi goreng, bakso, empek2, mana sayurnya?

aku: di nasi gorengkan lengkap(ngeles kelas kakap)

bodiku: sayur sesendok, vetsinnya segayung, mana olahraga ngga’ pernah. Kalau bisa pisah dari kamu, aku mau pindah aja.

aku: iya deh muuf, ntar aku olahraga, terus makan yang sehat-sehat, pokoknya menjadi ruh yang berbakti kepada bodinya deh ;)

bodiku: Baiklah pegang janji itu, kali ini kumaafkan. Kita akan sembuh esok hari, ingatlah sakit2 yang pernah kuberikan sebelumnya.

Tiba-tiba aku tersadar dari self hipnotis yang hanya bisa dijelaskan oleh rommy rafael, dengan keringat bercucuran (lebay) membasahi seluruh baju dan celana tapi ngga’ pake cd, aku teringat pada suatu waktu (kayak lagu tembang kenangan), waktu esde s/d esema makhluk yang namanya ayas ini paling sering sakit2an, walau ngga’ pernah sampai diopname tapi intensitas sakitnya bisa membuat orang gantung diri, stressnya lebih parah dari dikejer mafia padang karena nunggak kreditan 10M (ember), bayangin aja ada ngga’ orang yang dalam seminggu bisa demam 3 kali, percis kaya’ jadwal kursus mipa, entah udah berapa biji ekstasi (salah, paracetamol maksudnya) yang masuk ke perutku, belum lagi neozep, bodrex, panadol, sampe2 antangin jrg ikut2an masuk. Coba kalo ada kejuaraan sakit paling sering dan obat paling banyak yang pernah diminum manusia di bumi, pasti aku yang menjadi juara umumnya 100 kali berturut-turut.

Beranjak (baca: dipaksa2kan) dewasa masuk kuliah, lumayan jarang sakit2an tapi sekalinya datang, penyakit malarialah yang menghinggapi, entah darimana datangnya penyakit itu yang jelas penderitaan yang kurasakan lebih parah dari rajam yang diterima oleh para penzina di arab, mulanya kupikir cuma panas biasa paling lama 3 hari udah baekan tapi kok makin lama makin parah,

‘yah, kok panasnya udah 3 hari bukannya turun tapi tambah parah, mana badan pegel2 semua lagi’ aku pegang jidat yang lebarnya cukup untuk kudanil rebahan.
‘jangan2 kena tifus yas, yawdah ayah anter ke rumah sakit’ menatap mataku sebagaimana seorang bapak cinta sama bininya.

Ngga’ lama kemudian aku dianter naek kendaraan super cepat dan paling top akselerasinya di dunia, mobil f1? Bukan. Becak. Sesampainya di rumah sakit, berikut percakapanku dengan dokter:

Dokter: adek kena malaria
Aku: loh, kok bisa dok
Dokter: iya, memang di palembang udah bebas dari endemik malaria (kalo ngga’ salah nyamuk anopeles penyebabnya, kasih tau kalo salah), kemungkinan adek baru2 ini pernah ke daerah endemik malaria kali, bangka misalnya?
Aku: ngga’ dok, ngga’ keluar kota dok (ke luar negeri iya, keluar unsri)
Dokter: apa mungkin nuler dari temen?
Aku: (diem sambl mikir’emang malaria nuler, dokter ini ato aku yang goblok?’)
Dokter: yawduh tebus obat ini aja di apotek!
Aku: makasih dok (‘ya allah jangan sampe malpraktik’ :y)

Keesokan harinya alhamdulillah pegel2 tulang belakangku (yang belum tahu, ciri2 malaria itu: panas, mulut pahit, badan pegel2 semua, ati2 jika tidak segera diobati dapat mengakibatkan double personality :D) udah mendingan, 2 hari berikutnya udah sehat walafiat.

Back to present time, sekarang bodi udah bersahabat kembali (mudah2an dia lupa janjiku) yang membuatku berpikir untuk kesekiankalinya menjaga kesehatan itu penting bangeeettz karena mahal harganya, kayak di sinetron2 banyak orang jatuh miskin karena penyakit yang diderita (emang ada yah?). Well, kata2 bijak hari ini:

HARGAILAH KESEHATANMU SEBAGAIMANA KAMU MENGHARGAI UANG JAJAN PERTAMAMU

Nb: bagi temen2 yang sedang sakit ayas doain cepet sembuh, panjang umur, murah rejeki, sukses waktu kaya, mati waktu sekarat, terus masuk surga (yang mau didoain silahkan loncat dari gedung tertinggi di kotamu :D)


3 komentar:

  1. yah liverpool menang ya :(( ... saya bukan pendukung MU tapi ada temen yang jadi pendukung liverpool hehehe, jadi gak bisa ngeledekin nih.

    Btw semoga cepet sembuh juga buat yang suakkittt

    BalasHapus
  2. hohoho,,, liverpool menang uy.. horeee,,,(halah) amien,, thanks doa nya ya... semoga semua sehat walafiat...

    BalasHapus
  3. thanks sob telah comment di PR koe, so... emank ngeblog harus pake hati tanpa ngarepin apa2, itu yang buat ngeblog jd enjoy n bisa buat tulisan jd menarik. Tapi... kalo adanya penghargaan ato penilaian dari blog qta itu akan menjadi pemicu bg qta utk selalu bisa meningkatkan kualitas dan kreatifitas qta dalam menuangkan ide yg uptodate sehingga lebih menarik perhatian sang pembaca.
    Okd... bravo untuk blogger indonesia, tetap semangat thanks

    BalasHapus