Senin, 19 April 2010

What Happen Ayak Naon???

http://www.thinkarizonarealestate.com/xsites/Agents/PhoenixAgent/content/uploadedFiles/BabyPolice.jpg

Gambar di atas dicomot dari >KLIK<

Kasian blogku. Lebih dari 2 minggu tak kukunjungi. Memang 2 minggu ini aku sering balik sore, ada aja kegiatan kampus ato ngumpul sama temen yang bikin males kalo mo nulis2 malem harinya. Fban aja cuma buat cek notif. Jadi, ya, dimaklumi saja teman2. Ternyata banyak hal2 aneh, bego, dan baru yang bisa kalian alami selama 2 minggu pasca sidang sarjana lho. Ato mungkin juga cuma bagi saya, ya. Let's check it out!

- Polisi Oh Polisi -

Ketika aku kecil, aku pernah bilang ke guru TK tentang cita2ku menjadi polisi. Karena setahuku waktu itu, tugas polisi hanya di jalan, mengatur lalu lintas dan datang ke sekolah anak balita untuk mengajarkan rambu2 lalu lintas. Asik banget kan, setelah besar masih bisa ke TK lagi. Ternyata tidak mudah jadi polisi.

Beberapa hari yang lalu, ketika aku dan Irga mo ke kantor pembimbing skripsi kami untuk perbaikan skripsi sebelum dijilid, motor Irga yang kutumpangi dihadang 2 motor polisi dari samping. Ajaib. Walau mata kami berdua rabun jauh tapi jelas sekali ngga' ada polisi ketika kami melintas di jalan itu. Entah karena polisi itu ditraining ilmu rawa rontek oleh institusinya ato karena mereka memakai mantel invisible punya harry potter ato karena apalah, pertanyaannya: BAGAIMANA MEREKA TIBA2 MUNCUL?

Spion ada, Helm pake, apa ni kira2 alasan mereka.

Ayas: Ga, ada SIM dan STNK?

Irga: Ada.

Seorang polisi muda dan kurus menghampiri.

Polisi 1, angkat tangan kanan di kepala: Siang pak!

Irga: Siang.

Polisi 1: Ini motor dari Bangka, ya, Pak (Oh, alasan nopol BN).

Irga: Oh, iya Pak, punya sepupu.

Polisi 1: Bisa lihat surat-menyuratnya?

Irga, buka dompet yang jelas2 ngga' ada uangnya: Bisa.

Polisi 1: Lah inikan bukan STNK motor ini.

Irga, ikut2an liat: Waduh, salah bawa, Pak.

Adu argumen terjadi, beberapa kebohongan dikeluarkan biar selamat dari jeratan preman, eh polisi.

Polisi 2, datang: Udah, biar cepet, damai aja. Ngomong tuh ke Bapak itu.

Irga, menuju polisi 3: Pak, sumpah, STNK saya ketuker. Saya juga ada oom di Poltabes. Kapten lagi. Istrinya juga kepala gudang disana. Yas, pinjem hape, aku mo nelepon oom aku *udah buntu, g ada pulsa lagi, ckckck*

Faktanya:

1.Kami emang g ada duit.

2.Oom dan tante Irga emang orang Poltabes.

3.Irga emang g bawa STNK dan SIM.

4.Aku cengar-cengir sendiri karena g mo merusak sandiwara Irga yang memasang wajah memelas seperti kucing minta ikan.

5.Did you know? ---> Kalo polisi benar melakukan tilang terhadap orang yang melanggar, maka dia akan mendapatkan insentif 10 ribu dalam pelanggaran satu pasal.


Polisi3: Ya udah, Silahkan pergi.

Setelah lolos dari sarang penyamun, kami ketawa terbahak2 karena membahas sialnya nasib polisi tadi yang cari duit panas2 tapi menangkap anggota keluarga polisi juga. Mungkin si polisi juga ilfil setelah melihat dompet Irga yang, sumpah, ngga' ada uang sama sekali. Perjalanan dilanjutkan dengan santai dan hati riang gembira. Sampai ketika kami bertemu dengan rombongan bapak2 berseragam coklat lengkap dengan 1 mobil bertuliskan 'POLISI'.

MAMPOOOOS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
MATI GAYA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
LEPAS DARI MULUT HARIMAU
MASUK MULUT BUAYA!


Monkey Emoticons
Monkey Emoticons
Monkey Emoticons


Kali ini, alasan anggota keluarga polisi ngga' mempan. Si Irga aja memperlihatkan STNK yang katanya ketuker dengan tangan gemetaran. Aku cengar-cengir lagi ngeliat tingkah bego si Irga. Untunglah Pak polisi kali ini baik hati dan tidak sombong. Karena kasian dengan alasan boong Irga, "Pak, kami mo cepat2 karena sudah terlambat untuk sidang skripsi di kampus", kami pun dilepaskan. Terima kasih Pak polisi, semoga anda cepat naik pangkat.

Irga: Yas, aku tobat bawa motor.

Monkey EmoticonsMonkey EmoticonsMonkey Emoticons

- Maafkan Saya, Pak -

Entah beberapa hari setelah kejadian ditangkep polisi 2x dalam sehari, aku, Irga, dan Yuli, adik tingkatku, pergi ke Rumah sakit. Sebenarnya kami mo minta tanda tangan skripsi di kantor Pembimbing I seperti biasa, tapi berhubung bapaknya lagi di rumah sakit karena istrinya sedang dirawat disana, kami disuruh menyusul ke rumah sakit.

Sampe di rumah sakit, kami belum ketemu kamar istri pak F. Terus si Yuli menyarankan menelepon bapaknya. Ya, aku telepon.

Aku: Assalamualaikum, Pak. Ini kita udah sampe di rumah sakit, Ibu di ruang apa, Pak?

Bapak: Jantung, pasien dokter ***, sekarang saya lagi di TNI.

Aku, dengan daya analisa yang tinggi tentunya nanya dong: TNI? O, Bapak lagi keluar?

Bapak: Iy, TEMI. Kalian duluan aja ke ruang Ibu.

Aku, makin penasaran: O, TNI, berarti bapak lagi ngga' di rumah sakit ya, Pak?

Bapak, dengan nada suara tinggi: Saya di TMI... *tut tut tut*

Aku: Ga, teleponnya ditutup. Marah kayaknya.

Irga yang daritadi nguping bilang, "PMI, kali."

GUBRAK




Faktanya:

1.Bapak F memang ada di PMI di belakang rumah sakit karena Istrinya butuh darah segera buat operasi.

2.Kami merasa bersalah karena situasi ngga' tepat minta tanda tangan skripsi.

3.Bapaknya seakan2 sudah lupa kalo mahasiswanya bernama Ayas menderita penyakit cacat kuping permanen.

4.Did you know? ---> Rata-rata tubuh memiliki sekitar 5 liter darah.

Semoga Istri Bapak F diberi kesembuhan oleh Allah SWT. Amin.

Cute EmoticonsCute EmoticonsCute Emoticons

- My First Interview Test -

Udah hampir 10 lamaran kukirim dalam waktu 2 minggu setelah menjadi pengangguran. Tapi belum ada jawaban hingga sabtu kemarin, aku dapat panggilan tes interview dari salah satu perusahaan kontraktor tambang. Berhubung Irga juga ditelepon, maka lagi2 numpang mobil Irga, sohibku yang sebenarnya perempuan tapi terperangkap di tubuh laki2. Syarat numpang dengan dia adalah harus sabar menunggu karena Irga adalah satu2nya manusia terlelet yang pernah aku temui.

Emoticon LucuEmoticon LucuEmoticon Lucu

Sampe di tempat tujuan ternyata udah berkumpul 5 teman kami lainnya. Artinya, kami peserta terakhir yang datang dan memang udah ditunggu, kami gitu lho. Tak lama berselang interview dimulai. Irga yang pertama. Sampe giliranku pun tiba. Yang menginterview adalah seorang bapak2 (seorang tapi bapak2, ya, gitu deh) yang juga alumni teknik pertambangan UNSRI. Jadi, begitu toh tes interview. Ditanya2 tentang hal pribadi dan ilmu tambang yang berhubungan dengan pekerjaan. Ya, aku jawab seadanyaa aja, ada sih ditanya tentang bisa tidak aku mengoperasikan beberapa software tambang, aku jawab aja bisa, padahal g tau apa2.

Animated EmoticonsAnimated EmoticonsAnimated Emoticons

Setelah dipikir2, kok kantornya g bonafit yak. Payah ni kalo kontaktor kecil2an. Pulangnya Irga cerita kalau dia disuruh mengirim transkrip dan surat lulus sementra ke email bapak yang menginterview tadi biar bisa diproses lebih lanjut. Alasannya karena mereka sama2 berasal dari Bangka (Padahal Irga cuma pernah tinggal di Bangka waktu kecil). NEPOTISME happens!

Animated EmoticonsAnimated EmoticonsAnimated Emoticons

Selesai tes, sorenya aku dan Irga mengantar salah seorang teman ke bandara karena dia mo mengikuti tes masuk PT. Thiess, kontraktor tambang batubara terkenal di Indonesia. So, tolong doakan semoga dia lulus ya bapak ibu sekalian. Dan sepanjang perjalanan pulang, aku dan Irga saling curhat tentang kesialan kami dalam hal percintaan. Bagus tuh, jadi judul film "Ketika 2 Cowok Virgo Curhat Tentang Percintaan", ckckck.

PhotobucketPhotobucketPhotobucket


- Pic of The Month -




Yup! Minggu tadi aku kondangan bareng Irga (lagi2 dengan Irga, huufft) dan ini baru pertama kalinya aku kondangan bareng dia. Kami pergi ke acara resepsi pernikahan Vera, anak oom Irga yang sudah membantu kami waktu skripsi di Bangka. Ternyata Vera dan suaminya sama2 lahir tahun 1986, sama seperti aku dan Irga.

Aku: Ga, kalo aku nikah seumuran kita ini, geli rasanya, iihhhh.
Irga: Yas, coba bayangin kalo kamu yang ada di depan, kira2 mo dengan siapa?
Aku: Ngga' kebayang (padahal ngarep Chacha Frederica).

Yang jelas, Selamat menempuh hidup baru buat Vera dan Suami. Semoga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah.

Nb: Di acara kondangan itu aku baru tahu kalo arti Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah adalah Tentram, Bahagia, dan Harmonis.

39 komentar:

  1. Weleh2..panjangnya..
    Itu kyaknya si irga udah siap sama km..wkwkwk..

    Hebat2..bisa lolos dari jeratan polisi 2x..ati2 lho..ntar polisinya baca ne blog..hhe..

    BalasHapus
  2. keren juga si ayas kalo lagi rapi gini. hehehe....sabar...soal kerjaan nanti juga dpt. yg penting tetap usaha

    BalasHapus
  3. wkwkwkwk.. lucu bang.. btw saya juga baru tau juga kalo artinya itu he..he..

    BalasHapus
  4. hehehheheeeh
    tucu uey critenya?

    BalasHapus
  5. hehehe untung polisinyo idak disiplin, moga cepet dapat gawe ye...amin

    BalasHapus
  6. Keberuntungan beruntun nih..
    Amin..semoga dimudahkan dalam mencari pekerjaan ya..

    BalasHapus
  7. hahahhaa..
    kasian banget,sabarr yow..

    BalasHapus
  8. Kenapa gak jadian aja sama Irga BRo..?? serasi tuh...wkwkkwkw...

    BalasHapus
  9. wow kalo buwel tulisan panjang gini bisa tuk postingan sebulan Yas... hehehehehe
    Moga nggak ketemu polisi lagih tuk kesekian kalinya, moga cepet dapet kerja, dan nggak jadian sama irga... hahahaaa

    BalasHapus
  10. Ehm, kerennan kamu kok daripada irga, menang tinggi dan keknya serasi, dan saya merestui.. hhiihihi... :-)

    BalasHapus
  11. inyong doakan semoga cepet dapat kerja

    BalasHapus
  12. do'aku cepet kerja aja biar dompetnya berisi jd gak deg2an saat kena tilang...

    BalasHapus
  13. aku doakan semoga cepet dapet kerja dan dapet jodoh juga ya... heheee.. :D

    BalasHapus
  14. teu aya nanaon kang hehe

    hahahaha lucu deh itu pengalamannya ^___^

    BalasHapus
  15. setuju ama bang prof.. daripada ayas dengan irga pusing2 nyari cewe, mending jadian aja berdua, kan udah sehati tuuhh.. kemana-mana selalu berdua.. cuiitt... cuiitt... :p

    BalasHapus
  16. Wah pantesan polisi betah di jalanan ngincerin pengendara motor / mobil. Lha ada insentifnya hehehhe

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

    BalasHapus
  17. Huahahaha, sakit peru saya Yas. Hm, masa Cacha Fredrica, kemarin bilangnya Juwita Bahar, hehe.

    BalasHapus
  18. kok jadi polos gini blogmu?

    BalasHapus
  19. hahahaha :))
    iah polisi jaman sekarang...
    behh hebat bener, up to date
    ahiax....

    BalasHapus
  20. wkwkwkwk.. pertama ngakak dulu ama yang ketangkep polisi.. kedua.. ngakak karena gara gara polisi jadi semuanya bersangkutan ama TNI, yang ketiga, mau nikah ya.. ama thu artis.. ngimpi dolo.. itupun kalo beruntung hahahahahah

    BalasHapus
  21. ehm iya.. ni ngga kurang panjang tha tulisan, kayaknya kok cuma tiga hari yang 9 hari kemana :P, semoga di terima ya mas lamaran kerjanya ^_*

    BalasHapus
  22. Yas! Fakta nomor 3 itu, benar-benar fakta???

    BalasHapus
  23. Cerita dengan pak polisinya seru... Hmmmm... masih banyak yah polisi kayak begini. Di Oslo sini boro2x mau diskusi ato negosiasi... ketemu aja dah berasa ngomong sama tembok, alias nggak ngaruh mau nyerocos apa juga, kalo salah ya tetep salah...

    BalasHapus
  24. wah, kalo polisi ditempatku galak2 mirip preman. pokoknya mintanya duit mulu klo perlu sambil maksa ngacungin senjata di jidad!! wkwkwkwkw

    BalasHapus
  25. Wah... kisahnya seru banget... Capek cengar cengir sendiri niy.... :D
    Rasanya cocok banget sama Irga ya..? hahaha...

    BalasHapus
  26. Semoga cepat dapat kerjaan ya.. Amin...

    BalasHapus
  27. hmm...irga cowok apa cewek sih?
    kalo dia cewek, maka cocok jadi istri mas Ayas.
    dan kalo dia cowok, maka dia cocok jadi suami mas Ayas. Klop banget deh... kemana-mana berdua

    BalasHapus
  28. salam kenal....
    blognya rame ya... ihhiihi...
    hebat bisa selamat dari jeratan polisi 2x berturut2
    ckckck... hihihi...

    BalasHapus
  29. pengen jitax polisinya bletakkk!

    BalasHapus
  30. huaaaaah... asik banget baca pengalaman ayas hahahah ampe ditangkpa polisi 2x sehari. dah kayak makan obat aja.

    btw si irga mirip si Agus Ringgo yak, tega banget bilangin dia cewek terperangkap dalam tubuh cowok. brarti bencong dong wakakakaka

    BalasHapus
  31. Ternyata, bukan ane saje yang telat ngapdet postingan, yang ini lebih PARAH Wjwkwkwkk....

    BalasHapus
  32. Yas..kok ngilang?? hhehehhe

    BalasHapus
  33. panjang banget ceritanya...
    tapi seru..
    hehehehe

    BalasHapus
  34. :::: ahahaha.... lucu juga emoticon dan gaya ceritanya... ^-^

    ::: panjang yah,, aku baca ngebut daripada ketauan bos... ^-^ sambil cengar cengir cepat... ^-^

    ::: salam kenal, aq dah follow untuk mengenang blog sobat..

    ::: jika berminat dan suka, boleh kenang balik blog ku dengan follow back ^-^v

    Happy blogging and happy funtelling ^-^v

    BalasHapus
  35. walaupun critanya panjang, tapi saling berkaitan, sambung menyambung menjadi suatu rangkaian cerita yang menarik. bagus-bagus.
    kunjungi blog saya, ada cita-cita yang berkaitan dengan polisi.

    BalasHapus
  36. sruuuuu bnget ! i like it.
    memikirkan u/ looking4 job, berarti kita bukan jobless. Good luck coy... salam knal

    BalasHapus