Minggu, 18 Mei 2014

Susahnya ke aston bogor

Susah emang buat yang ga bawa kendaraan pribadi. Tapi yang bawa pun susah karena jalannya rusak, bergelombang serasa mengayuh kayak melaawan ombak. Aneh juga, untuk ukuran hotel di tengah kompleks bogor nirwana residences, komplek tajir katanya, tapi akses kesananya tidak setajir perumahannya. 

Lebih parah lagi kalau kesini naek kendaraan umum. Ya seperti aku ini. Setelah searching akses menuju kesini, ada 3 opsi yang bisa digunakan kalau kita startnya dari stasiun bogor. Ojek, angkot, atau taksi. Untungnya aku ga pake ojek, udahlah nanti otot-ototan harga dan benar aja, diperjalanan hujan mulai turun. Kalau angkot juga bukan pilihan yang baik karena mesti ngetem dan muter-muter dulu. Makanya aku memilih opsi terakhir, taksi. Dan opsi ini pun tak semulus yang dibayangkan. 

Ternyata susah cari taksi di bogor. Banyak tapi 'bertingkah'. Bluebird kebanyakan pada jalan menuju jakarta. Taksi lokalnya nembak harga. Dan banyak rental gelap yang ga jelas (namanya juga gelap). Pengalam ini kudapat karena mau ga mau aku mesti ngangkot dulu dari stasiun ke botani squate. Karena kalau mau nunggu taksi di depan stasiun bogor rasanya mustahal bin mustahil. Angkot di depan stasiun sudah berjejer seperti rombongan ikan salmon yang hijrah menuju hulu sungai, sementara lautan manusia pun hilir mudik diantara arus mobil-mobil pribadi yang ga bercelah. 

Melihat langit yang semakin menggelap, aku akhirnya naik taksi lokal yang dengan santai pun minta ditemanin 'kernet'nya. Mampus gue! Baru kali ini sopir taksi pake kernet. Mau protes ga ada pilihan lain. Bismilah dalam hati mudah-mudahan ga dirampok deh gue. 

Untungnya tuhan masih melindungi. Sopir dan kernetnya orang baik. Si sopir malah ngajakin diskusi politik bertemakan   Pilpres dan koalisi partai (tangan kiriku tetap stand by di gagang pintu). Dia jokowi lover ternyata. Sementara itu si kernet lagi mesra-mesraan sama pacarnya di ujung telpon. Absurd banget dah pokoknya sore ini. 

Pesan moral cerita hari ini:
1. Kalau lo mau ke aston bogor tapi ga bawa kendaraan, mending naik taksi langsung dari jakarta;

2. Kalau lo tetep mau naik kereta, mending ketemuan sama temen lain terus patungan bareng teman naik rental. Intinya bawa temen sebanyak mungkin;

3. Kalau sendirian dan kondisinya sama kayak gue, cari taksi yang meyakinkan, jauhi preman yang pegang parkirannya, dan banyak-banyak berdoa di dalam perjalanan. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar